JAKARTA -- Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto menegaskan bahwa Presiden Yudhoyono mengaku kecewa dengan kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pasalnya, penyelesaian proyek pembangkit listrik tenaga uap di Cilacap tak kunjung tuntas.
"Mengenai PLTU Pacitan, untuk PLTU pacitan presiden menyampaikan kekesalannya karena sudah beberapa kali ditunda pengoperasiannya, tidak kunjung selesai hingga sekarang," kata Kuntoro di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (8/9).
Menurutnya, hal itu mengecewakan semua pihak karena pembangunan PLTU tersebut sangat dibutuhkan untuk menerangi bagian selatan pulau Jawa. "Harusnya PLTU itu selesai 2010, sampai sekarang belum. Saya kira ini perlu menjadi catatan bagi jajaran ESDM maupun PLN," ungkap Kuntoro.
Seperti diketahui, lokasi proyek PLTU Sudimoro berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro. PLTU ini berada di tepi pantai dan langsung berbatasan dengan Samudera Hindia, kawasan laut yang dikenal dengan keganasan ombaknya.
Saat ini, proses pembangunan PLTU Sudimoro baru 87,7 persen. Meski sudah memasuki tahap pengujian, pembangkit listrik berkekuatan 2 x 315 megawatt baru dioperasikan tahun depan.(Media Indonesia)
Pasalnya, penyelesaian proyek pembangkit listrik tenaga uap di Cilacap tak kunjung tuntas.
"Mengenai PLTU Pacitan, untuk PLTU pacitan presiden menyampaikan kekesalannya karena sudah beberapa kali ditunda pengoperasiannya, tidak kunjung selesai hingga sekarang," kata Kuntoro di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (8/9).
Menurutnya, hal itu mengecewakan semua pihak karena pembangunan PLTU tersebut sangat dibutuhkan untuk menerangi bagian selatan pulau Jawa. "Harusnya PLTU itu selesai 2010, sampai sekarang belum. Saya kira ini perlu menjadi catatan bagi jajaran ESDM maupun PLN," ungkap Kuntoro.
Seperti diketahui, lokasi proyek PLTU Sudimoro berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro. PLTU ini berada di tepi pantai dan langsung berbatasan dengan Samudera Hindia, kawasan laut yang dikenal dengan keganasan ombaknya.
Saat ini, proses pembangunan PLTU Sudimoro baru 87,7 persen. Meski sudah memasuki tahap pengujian, pembangkit listrik berkekuatan 2 x 315 megawatt baru dioperasikan tahun depan.(Media Indonesia)